Cerita Nge-Sex Sedarah Dengan Tante Nelly

Cerita Sex Sedarah – Sebut saja namaku Raffi, aku baru memasuki usiaku yang ke-19. Kegiatan aku yang sekarang adalah menjalani kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta populer di kotaku. Postur tubuhku yang tinggi dan wajah yang lumayan ganteng, membuatku sebagai laki-laki yang menarik gadis di sekitarku. Ditambah lagi, kulitku yang juga putih bersih dan lesung pipi ala Afgan yang tentunya menambah ketampananku.

Aku juga memiliki badan yang bagus karena aku sering berolahraga dan juga fitness. Dengan bermodalkan wajahku yang ganteng dan juga tubuhku yang atletis, banyak gadis yang sudah kupacari. Namun selama pacaran dengan mantan-mantanku aku hanya mengincar sex nya saja.

Pengalaman sex ku sudah pasti banyak sekali, banyak berbagai jenis gadis yang sudah kujajali kegadisannya. Hingga cerita ini terjadi, aku benar-benar tidak menyangka, namun disatu sisi lain aku juga sangat menikmatinya. Ini adlaah kisahku dengan tanteku sendiri, dimana tanteku ini adalah adik kandung dari ibuku sendiri.

Saat aku liburan semesteran aku bingung untuk mencari tempat berlibur. Namun belum aku menemukan tempat yang cocok untuk berlibur, tiba-tiba tanteku Nelly menelponku dan menawariku untuk berlibur di rumahnya yang berada di Bandung. Dan setelah aku pikir-pikir, aku tertarik dan akupun menyetujuinya dan menerima tawaran tante Nelly. Kemudian setelah aku mendapat ijin dari ortuku aku pun bergegas menuju rumah tante Nelly.

Cerita Sex Sedarah Dengan Tante Nelly

Tante Nelly adalah seorang pegawai bank dan suaminya bekerja di sebuah perusahaan kontraktor sebagai petugas survey, hingga tante Nelly sering ditinggal pergi suaminya keluar kota sampai beberapa hari. Maka dari itu, karena tante Nelly mengetahui kalau aku liburan semesteran, dia menawariku untuk berlibur dirumahnya sekalian menemaninya.

Sampai di bandara, aku lalu memanggil taksi dan aku langsung menuju rumah tante Nelly. Ketika sampai dirumahnya aku pun memanggil tante Nelly
,
“Hallllloooo Tante Nelly” teriakku

Namun sampai aku ulang-ulangi lagi masih tetep gak ada jawaban dari rumah tante Nelly, dan aku pun langsung masuk begitu saja ke dalam rumah tante Nelly karena pintu depan rumahnya tidak terkunci. Setelah aku di dalam rumahnya, aku tengok-tengok gak ada orang sama sekali. Kemudian kutaruh barang bawaanku di ruang tamu dan aku pun menuju ruang belakang, sampai diruang belakang aku mendengar suara seseorang sedang mandi didalam kamar. Tidak ingin tau lebih lagi dengan siapa yang lagi mandi, aku kembali keruang tamu. Beberapa saat aku menunggu, muncullah tante Nelly dari dalam rumah dengan hanya berbalutkan handuk ditubuhnya, dan tante pun kaget melihatku sudah didalam rumahnya,

“Eh….Raffi… kapan kamu datang???….” Katanya sambil memegang dadanya “Belum lama kok tante, maaf tadi Raffi langsung masuk, abis aku panggil-panggil gak ada yang jawab dan pintu juga gak terkunci jaid Raffi masuk gitu aja tante” jawabku dengan sambil memandangi tubuh tante Nelly yang sangat indah sekali. Kulitnya sangat bersih sekali dan juga kulihat sangat mulus sekali. Ditambah dengan buah dadanya yang menyembul keluar dari balutan handuknya uuuuggghhhh…. Dengan sekejap k0ntolku berdiri tegak.

“Raffi, tunggu sebentar ya, tante ganti baju dulu… om Irwan keluar kota dan 6 hari lagi baru pulang.” Kata Tante Nelly “Iya tante….” Jawabku sambil terus memandangi tubuh tante Nelly tanpa berkedip Karena tante Nelly adalah anak terakhir, maka umurnya juga belum terlalu tua. Umurnya baru 30 tahun hanya terpaut 10 tahun denganku. Dengan umur segitu, tante Nelly masih terlihat cantik dan juga manis sekali saat tersenyum. Selain itu tahte Nelly juga memiliki tubuh yang sangat langsing, lekukan pinggangnya sangat menggairahkan sekali. Ditambah dengan buah dadanya yang berukuran besar sekali sekitar 36C membuat tante Nelly istimewa sekali.

Selesai ganti baju, tante Nelly langsung menuju ruang tamu dan duduk disampingku, lalu kami saling bercerita tentang keadaan keluarga. Namun selama mengobrol dengan tante Nelly, aku selalu tidak konsen karena aku terus memandangi buah dada tante Nelly yang montok itu. Ditambah lagi saat menemuiku, tante Nelly hanya menggunakan daster yang menerawang hingga Bra warna merah yang dikenakannya terlihat dengan jelas.

“Tante… kapan nih punya momongan.. “
Tanyaku sambil bercanda “Aahhh… mungkin belum dikasih sama yang diatas, padahal proses terus setiap malam” jawabnya sambil tersenyum “Wah om Irwan kurang top ceeer tuuuh tante” Kataku bercanda dan mulai memancing “Yaaah…..mungkin karena om kecapekan kerja terus nyari uang….” Jawab tante Aku mulai tak tahan dengan aroma wangi tubh tante yang membuat nafsuku naik. Apalagi tante Nelly duduk nempel disampingku membuat gairahku terus memuncak. Hembusan nafasnya menandakan kalua tante Nelly ingin merasakan sentuhan laki laki.

“Tante kok tambah tua malah semakin cantik dan seksi siiiih” Kataku sambil menatap wajah tante Nelly

“Ah…..kamu bisa aja Lut “ jawab tante Nelly sambil malu-malu

Entah setan dari mana yang merasukiku, aku nekat merangkul tante Nelly, dan anehnya tante Nelly diam saja dan tidak menolaknya, malah tante Nelly merebahkan kepalanya dipundakku. Perlahan namun pasti, kuarahkan wajahku ke wajah tante Nelly. Suasana rumah yang sangat sepi sekali membuat aku semakin berani.

Kemudian tante Nelly menatapku dengan tatapan penuh nafsu, lalu dengan menatap balik mata tante Nelly, aku pun mencium tante Nelly. Dan tante Nelly pun membalas ciumanku dengan hangat.

Kami pun saling berciuman yang semakin lama ciuamn kami semakin ganas. Lidah kami slaing berpagutan dan beradu didalam mulut. Tante Nelly sangat lihai sekali memainkan lidahnya memutari rongga mulutku. Tak berpikir lama, tanganku mulai kumasukkan dalam naju tante Nelly, dan dengan sekejap tanganku sudah menyentuh buah dada tante Nelly yang kenyal…

1 Comment

Add a Comment
  1. oh begitu
    ijin mantau dan lihat-lihat dulu…
    trus ninggalin jejak dulu ah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CeritaDewasah © 2017